" Kaumku Ikut Bersaing Merebutkan NKRI "
Sejenak, ingatkah dahulu diaat bumi NKRI masi di kuasi oleh orang orang kafir Laknatullah yang selalu ingin menguasai kekayaan alam yang dimiliki Negeri ini , mereka membabi buta dengan berbagai macam cara untuk bisa melucuti Negeri ini, nah dari situlah jiwa jiwa proklamator bergegas dan peduli akan tanahnya yang selalu di obrak abrik bangsa kafir.
Mereka berjuang atas dasar Jihad, mereka korbankan nyawnya demi terbentuknya NKRI, siapkah mereka, mereka adalah kaum bersarung yang dimotori oleh seorang Masayikh atau Ulama besar pendiri Nahdhotul Ulama beliau ialah KH Hasyim Asy'ari, beliaulah pemimpin besar jihad kaum bersarung, atas ideologi dan semangt yang terapi api dari beliau, turunlah kepedulian dari Kaum Bersarung ( santri santrinya ).
Jadi intinya bahwa kaum bersarung bukanlah kaum yang nora bukan kaum yang tak mengerti ap apa, bukti menjelaskan bahwa terbentuknya NKRI tidak lebih dari semangat jihad nya kaum bersarung yang dipimpin oleh Masyayikh KH Hasyim Asy'ari.
Bahkan seorang Jendral besar Bung Tomo pun pernah meminta restu terlebih dahulu kepada pemimpin kaum bersarung itu sebelum memulai jihadnya.
Subhanallah, betapa besar jasa kaum bersarung untuk negeri ini tapi mengapa saat ini kaum bersarung seolah tersingkirkan dan dianak tirikan, bahkan mereka dipandang kalah hebatnya dengan kaum intelektual.
Renungilah kawan, kenapa ini bisa terjadi?
mari kita buktikan, bahwa sarung buknlah sebuah pencitraan mencari nama, bukan juga penyimpan aib..
mari kawan kita buktikan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar